kpkinvestigate.com-Makassar — Salah satu sindikat penggelapan kendaraan dengan modus gadai di Kota Makassar telah memakan banyak korban. Sindikat ini diduga menjalankan aksinya dengan cara menerima kendaraan dari pemiliknya untuk digadaikan, namun kemudian kendaraan tersebut dijual atau dialihkan tanpa sepengetahuan pemilik.
Aksi sindikat tersebut telah berlangsung cukup lama dan menargetkan masyarakat yang membutuhkan dana cepat. Para korban umumnya menyerahkan sepeda motor atau mobil dengan perjanjian gadai, namun setelah batas waktu yang disepakati, kendaraan tidak dapat ditebus kembali dan keberadaannya tidak diketahui.
Sejumlah korban mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Mereka juga menyebutkan bahwa pelaku sulit dihubungi setelah transaksi dilakukan, bahkan ada yang memutus seluruh akses komunikasi.
Pihak kepolisian setempat menyatakan telah menerima beberapa laporan terkait kasus tersebut dan saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap jaringan sindikat serta menelusuri keberadaan kendaraan yang digelapkan.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi gadai kendaraan dan memastikan prosesnya dilakukan melalui lembaga resmi atau pihak yang dapat dipercaya guna menghindari kejadian serupa
(**/Saiful)




