kpkinvestigate.com – PANGKEP – UPT SMAN 13 Pangkep menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M dengan mengusung tema “Rasul Sebagai Teladan Lintas Generasi”. Kegiatan Berlangsung Di Lobi SMAN 13 Pangkep, Senin, (7/9/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala UPT SMAN 13 Pangkep H.Muchtar, S.Pd.,M.Pd, Pembawah Hikmah Maulid Dr.Muh Farid Wajedy, S. Pd. i.,M.Pd, Pengawas Pendidikan SMA-SMK-SLB Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Drs. Sirajuddin Mamala, M.Pd, Pengawas Pendidikan SMA-SMK-SLB Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Hj. Fatmawati, S.H., M.Pd, Bendahara Pembangunan Masjid Attarbiyatul Islamiyah SMAN 13 Pangkep H. Saharuddin, Kepala Urusan Umum Desa Kassiloe Ahmad, Bhabinkamtibmas Desa Kassiloe Aiptu Ilyas Hasan, Babinsa Desa Kassiloe Serma Budianto, Guru, Tenaga Kependidikan, dan Siswa-siswi SMAN 13 Pangkep.
Dalam sambutannya, Kepala UPT SMAN 13 Pangkep H. Muchtar, S.Pd.,M.Pd. Menyampaikan ucapan terima kasih kepada tamu undangan yang telah hadir.
Beliau berharap melalui peringatan Maulid ini, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat menjadi pedoman bagi peserta didik dalam bersikap, berakhlak, dan belajar di lingkungan sekolah.
Ceramah Hikmah Maulid disampaikan oleh Ust. Dr. Muh. Farid Wajedy, S.Pd.I.,M.Pd. Dengan tema “Rasul Sebagai Teladan Lintas Generasi”.
Dalam ceramahnya, Ust. Farid Wajedy. Menyampaikan beberapa poin keteladanan Rasulullah SAW yang relevan untuk generasi sekarang:
1. *Teladan dalam Akhlak dan Kejujuran*
Rasulullah dijuluki Al-Amin karena jujur dan dapat dipercaya. Siswa-siswi sebagai generasi penerus harus menanamkan kejujuran dalam belajar, berteman, dan bermasyarakat.
2. *Teladan dalam Semangat Menuntut Ilmu*
Nabi sangat menghargai ilmu. Hadis “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina” menjadi motivasi agar siswa-siswi SMAN 13 Pangkep terus semangat belajar dan berprestasi.
3. *Teladan dalam Toleransi dan Persaudaraan*
Rasulullah mempersatukan berbagai suku dan agama di Madinah dengan Piagam Madinah. Ini menjadi contoh agar siswa-siswi menjaga kerukunan, menghargai perbedaan, dan tidak mudah terprovokasi.
4. *Teladan dalam Kepedulian Sosial*
Nabi dikenal sangat peduli kepada anak yatim, fakir miskin, dan lingkungan. Siswa-siswi diajak untuk menumbuhkan jiwa empati, gotong royong, dan cinta kebersihan di sekolah.
5. *Teladan sebagai Pemimpin yang Adil*
Kepemimpinan Rasulullah dilandasi musyawarah dan keadilan. Hal ini dapat diteladani dalam organisasi sekolah, OSIS, dan kehidupan sehari-hari.
Beliau menutup ceramah dengan mengajak seluruh siswa-siswi untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai model dalam ucapan, perbuatan, dan media sosial, agar menjadi generasi Qurani yang berakhlak mulia.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Peringatan Maulid Nabi ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai keislaman serta memperkuat karakter siswa-siswi sebagai generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia. *(Abdullah Sangkala).














